Liburan ke Bangka

Setelah selama ini saya memberikan informasi mengenai perjalanan saya ke luar negeri yakni Jepang dan Nepal, serta perjalanan domestik ke Bali dan Lombok, kali ini saya ingin sedikit berbagi cerita tentang tanah kelahiran saya, yaitu Pulau Bangka.

Mungkin sekilas nama Pulau Bangka masih terdengar asing di telinga penduduk Indonesia. Apa boleh dikata, Pulau Bangka memang lebih terkenal dengan pertambangan timahnya ketimbang sebagai destinasi wisata.

Namun, perlu diketahui bahwa sebenarnya Pulau Bangka menyimpan potensi wisata yang luar biasa, baik dari segi wisata pantai, budaya, maupun kuliner.

Secara geografis, Pulau Bangka merupakan sebuah pulau kecil yang terletak di sebelah kanan bawah pulau Sumatera (bisa dilihat di peta), dekat dengan Sumatera Selatan. Pulau Bangka termasuk dalam Provinsi Bangka Belitung atau kadang lebih terkenal dengan sebutan Babel.

Baca juga: Liburan ke Belitung, Here We Go…!

Walaupun tergabung dalam satu provinsi, Belitung sendiri merupakan pulau yang terpisah dari Pulau Bangka. Nama Pulau Belitung sempat sangat terkenal semenjak dijadikan lokasi syuting untuk film Laskar Pelangi karya Andrea Hirata.

Pulau Bangka dapat ditempuh dengan menggunakan pesawat terbang dari Jakarta, antara lain : Garuda Indonesia, Lion Air, Sriwijaya Air, dan Citilink. Lama penerbangan adalah 55 menit.

Seperti kebanyakan pulau-pulau kecil lainnya, wisata yang paling menonjol di Pulau Bangka adalah wisata pantai. Beberapa destinasi pantai di Bangka yang bisa dikunjungi:

  • Pantai Tanjung Pesona
  • Pantai Parai Tenggiri
  • Pantai Pasir Padi
  • Pantai ​Turun Aban
  • Pantai Matras

Selain wisata pantai, Pulau Bangka juga terkenal dengan wisata budaya. Mayoritas penduduk pulau Bangka memeluk agama Kong Hu Cu dan Buddha. Tidak heran, ada banyak kelenteng bersejarah yang tersebar di pulau Bangka.

Misalnya saja kelenteng “Thaipakung Miaw” di kota Pangkalpinang dan kelenteng “Puri Tri Agung” di kota Sungailiat. Teman-teman dapat merasakan sendiri nuansa bersejarah dan religius di kelenteng-kelenteng ini. Bahkan untuk memasuki kelenteng-kelenteng ini tidak akan dipungut biaya apapun alias gratis. Sungguh tidak ada salahnya untuk mencoba wisata kelenteng ini apabila berkunjung ke pulau Bangka.

Bagi kamu yang menyukai dan ingin sekali berfoto di Pulau Nami, Korea, teman-teman bisa coba mengunjungi Bangka Botanical Garden atau lebih dikenal masyarakat lokal dengan sebutan BBG.

Bangka Botanical Garden merupakan suatu kawasan yang dikhususkan untuk wisata flora dan fauna. Di sini kamu bisa bebas berkeliling melihat peternakan sapi, kuda, dan juga perkebunan dari sayuran hingga buah naga. Di sepanjang jalanannya ditanami jejeran pohon mirip seperti di Pulau Nami, namun tentu saja tidak dengan salju atau dedaunan yang jatuh, hehe..

Beberapa tahun belakangan ini, Bangka cukup dikenal dengan danau Kaolin. Danau Kaolin merupakan bekas lahan tambang yang sudah tidak produktif dan ditinggalkan selama bertahun-tahun.

 

Kuliner Bangka

Tidak lengkap rasanya berkunjung ke pulau Bangka tanpa mencoba wisata kulinernya yang menggoda. Saya pribadi sangat merekomendasikan kamu untuk mencoba kekayaan kuliner Bangka. Selain rasanya yang menggoyang lidah, harga yang ditawarkan pun bersahabat dengan kantong.

Setiap saya pulang ke Bangka, pasti berat badan saya naik 1 Kg dalam 3 hari karena selama di sana saya sangat sulit menolak godaan untuk terus makan. Maklum, rasa kangen atas masakan tanah kelahiran selalu sulit untuk ditolak.

Berikut beberapa daftar kuliner Bangka yang harus kamu nikmati saat akan berlibur ke Pulau Bangka:

  1. Bakmi Bangka

    Bakmi Bangka terkenal dengan bakmi goreng kering dengan daging babi cincang dan diaduk dengan kecap manis secukupnya atau biasa disebut Jamian oleh orang Bangka. Bisa dinikmati dengan menambahkan cabe cair yang disiapkan penjual.

    Selain Jamian, di tempat makan Bakmi Bangka juga menyediakan Bihun/ Kwetiaw yang disajikan dengan metode yang sama dengan Jamian. Ada pula Mie/ Bihun / Kwetiaw yang disajikan dengan kuah bening dan daging babi cincang, namun tidak diaduk dengan kecap manis.

    Menu pelengkap lainnya adalah Songsui dan Thewfukok.

    Songsui adalah sop sayur sawi dan potongan daging babi dengan kuah bening. Sedangkan Thewfukok adalah sop kuah bening yang berisi bakso ikan, bakso sapi, bakso babi, fukian (perut ikan), tahu.

    Rumah makan Bakmi Bangka favorit saya adalah Bakmi Bangka Lokut yang terletak di Jalan Gudang Pagi dan Afa yang terletak di Kampung Bintang.

  2. Otak-otak (Fish cake)

    Merupakan makanan yang terbuat dari ikan dan tepung terigu, dibungkus dengan daun pisang dan dipanggang.

    Biasanya otak-otak disajikan bersama jenis pempek Bangka lainnya yakni lenjer, pempek bulat, bujan, empiang.

    Tempat makan otak-otak favorit saya adalah Otak-otak Sonmoici (Samoici) di Jalan Garuda, Otak-otak Amui di Jalan SMP Theresia, dan Otak-otak Ase di Kampung Bintang. Untuk Otak-otak Ase dapat dipesan dan dikirim ke luar Bangka.

  3. Seafood

    Bangka kaya akan hasil laut sehingga makanan lautnya sangat fresh dan enak. Dimasak dengan bumbu yang beraneka ragam dan unik khas Bangka.

    Menu seafood favorit saya adalah ikan bakar tenggiri yang dimakan dengan saus sambal terasi. Ikan bakarnya berbeda dengan yang sering dinikmati di Jakarta, ikan tidak dilumuri kecap. Lempah kuning yakni ikan dan nanas dengan kuah berwarna kuning karena dimasak dengan menggunakan bumbu, rasanya kebanyakan pedas. Lokan dimasak kuah serai, sangat sederhana tapi sangat menggiurkan.

    Restoran seafood yang terkenal adalah Mr. Adok di Jalan Kantor Gubernur, Seafood Bandara, Mr. Asui di Kampung Bintang, Istana Laut di Pantai Pasir Padi.

  4. Martabak

    Saya rasa semua orang pasti tau makanan bernama Martabak.Keunggulan martabak Bangka adalah mentega dan susu tidak berlebihan, topping juga tidak berlebihan sehingga tidak membuat enek, dan yang paling penting harganya sangat murah.

    Martabak yang paling terkenal adalah Martabak Acau.

  5. Chaubok

    Chaubok merupakan sebutan untuk jenis masakan chinese tapi dimasak ala Bangka. Jenis masakannya adalah mie/ Bihun/ Kwetiaw Goreng/ Kuah, Nasi Capcay, Cumi Goreng Tepung, Fuyunghai, dan masakan chinese lainnya.

    Tempat makan Chinese food yang terkenal adalah Afat dan Ameng

  6. Es Campur

    Bangka juga terkenal dengan es campurnya. Yang paling terkenal adalah Es Ayong. Menu favorit saya adalah Es Kacang merah, takkan terganti sejak jaman SMA. Es Ayong terletak di Jalan Sungai Selan.

  7. Makanan lainnya

    Makanan khas Bangka lainnya yang juga terkenal adalah Sate Ikan, biasanya dibuat oleh Mama saya sendiri, rasanya pasti luar biasa. Babi Panggang Bangka yang sangat legendaris, dan setiap orang yang datang ke Bangka pasti membawa pulang babi panggang sebagai oleh-oleh. Sosis babi (Lapciong), Lempah darat (katis), dan masih banyak lagi, hehe..

 

Oleh-oleh khas Bangka

Getas (keretek), Kemplang, Kerupuk, Kericu, Siput gunggung, Kue Bonglipiang, Kue Rinta, Lempuk cempedak, Abon Ikan, Terasi, Mafa (keripik tahu).

Baca juga: Wisata Kuliner Belitung

Setelah melihat foto-foto makanan, pastinya teman-teman merasa lapar, begitu juga saya, hehe.. Tunggu apalagi, silahkan booking tiket pesawat kamu sekarang dan enjoy Bangka …

About the author

Banker & Travel Blogger. ​Suka berpetualang untuk menikmati pemandangan alam dan berinteraksi dengan penduduk sekitar. Sangat bahagia kalau bisa berbagi cerita dan informasi kepada orang lain.

Related Posts

Leave a Reply