Wisata Kuliner Belitung

Buat kamu yang pengen berlibur ke pulau atau pantai dengan budget yang tidak terlalu mahal. Maka, jalan-jalan ke Belitung adalah jawabannya. Kamu bisa melihat postingan saya sebelumnya tentang tempat wisata di Belitung yang sempat saya kunjungi.

Tak lengkap rasanya kalau jalan-jalan namun tidak mencicipi kuliner lokal yang ada. Nah, waktu liburan ke Belitung saya juga sempat mencicipi makanan lokal, sekalian wisata kuliner Belitung.

Kemana saja?

  1. Kedai Mak Jana

    Berlokasi di bundaran Batu Satan. Makanan yang disajikan antara lain soto pakai lontong dan bihun, nasi gemuk (nasi pakai ikan kecil kering, disiram kuah santan, ditambah sayur belimbing), dan mie kuah.

    kuliner belitung
    Sarapan di kedai mak Jana
  2. Warung Kopi Ake

    Lokasi Warung Kopi Ake bersebelahan dengan kedai Mak Jana. Warung Kopi ini sudah ada sejak tahun 1922 oleh orang bernama Abok. Warung Kopi Ake di kelola secara turun temurun dari generasi ke generasi. Tempat memasak air masih tradisional dengan menggunakan anglo dengan bahan bakar batu arang.

    Selain itu, Warung Kopi Ake masih menggunakan ceret (teko) model lama dengan pegangan yang melengkung. Selain kopi, disini juga menyediakan teh tarik dan telur setengah matang.

    Di sini kami tidak sengaja bertemu dengan Gubernur Bangka Belitung, Bapak Rustam Efendi, dan Beliau dengan senang hati diajak berfoto bersama.

    Kopi Ake
    Mengintip pembuatan kopi Ake
    Kopi Ake
    Berfoto dengan anak pemilik kopi Ake

    Kopi Ake
    Bertemu dengan Gubernur Bangka Belitung
  3. Rumah Makan Fega

    Restoran Chinese food yang berbentuk seperti kapal yang berlokasi di Manggar. Menu yang kami pesan antara lain: cumi goreng tepung, gangan (lempah kuning kalau di Bangka), sate ikan, cah kangkung,udang bakar, ayam goreng, dan beberapa menu lain. Rasanya makanannya enak.

    Secara kebetulan saat saya makan disana, ada Bupati Belitung Timur yakni adiknya Bapak Ahok sedang makan di sana, saya dan rombongan langsung minta berfoto bersama.

    Belitung
    Bertemu dengan pak Basuri
  4. Mie Atep

    Rumah makan Mie Atep menyediakan mie kuning ditata dengan taburan tauge, irisan timun, potongan kentang rebus+tahu+emping disiram dengan kuah udang kentan berwarna kuning kecoklatan. Mie ini merupakan khas Belitung. Mie ini halal untuk dikonsumsi. Mie Atep buka dari jam 8 pagi sampai malam sekitar jam 8 malam.

    Mie Atep berlokasi di Jl. Sriwijaya No. 27

  5. Mie Fan Yung

    Menu di Mie Fan Yung antara lain mie/bihun/kwetiaw babi kering (jammian), mie/bihun/kwetiaw babi kuah, dan bakso ikan.

    Rasa jammian nya sama seperti jammian yang ada di Bangka, dan rasa bakso ikannya luar biasa. Mie Fan Yung ini hanya buka di malam hari. Mie Fan Yung berlokasi di Jalan air merbau.

    Harga 1 porsi mie fan yung sekitar Rp 20.000,-

    kuliner Belitung
    Lagi meracik mie Fanyung

    Mie Fan yung
    Mie Fanyung yang lezat banget
  6. Warung Kopi Kong tjie

    Masyarakat Belitung terkenal sebagai penikmat kopi sejak dahulu kala. Warung Kopi Kong tjie yang hadir sejak tahun 1945, tidak pernah sepi dari pengunjung. Warung kopi Kong Tjie mulai buka jam 5 pagi hingga jam 4 sore.

    Keistimewaan kopinya terletak pada racikannya yang khas dengan mencampur kopi arabika dan robusta, lalu dimasak dengan menggunakan arang. Warung kopi ini juga menyediakan teh tarik dan kue basah tradisional yang dijual dengan harga Rp 1000 per butir.

  7. Rumah Makan Diva

    Rumah makan Diva menyediakan makanan ala Chinese food seperti fuyunghai, cumi goreng tepung, kwetiaw kuah, dan beberapa makanan lain yang saya lupa.

  8. Pempek Rio

    Tidak lengkap rasanya berkunjung ke Belitung kalau belum makan empek-empek. Menurut rekomendasi dari driver, empek-empek yang terkenal dan enak adalah Pempek Rio.

    Jenis empek-empek mirip dengan empek-empek Palembang yakni kapal selam, lenjer, dan kulit. Cukanya juga sama dengan cuka pempek Palembang. Rasanya enak tapi tidak terlalu berbeda dan istimewa dengan yang sering dijumpai di Jakarta.

    Di sini tidak sengaja bertemu Levina, pemeran “Aling” dalam film Laskar Pelangi.

    Laskar pelangi
    Bertemu dengan pemeran Aling di Laskar Pelangi
  9. Martabak Simpang Rahat

    Martabak Simpang Rahat menjual martabak manis dan martabak telur. Jenis martabak manis sama seperti martabak Bangka di Jakarta pada umumnya yakni wijen, coklat, keju, kacang. Rasa martabaknya enak, pas karena tidak terlalu manis, martabak pun langsung habis dalam sekejab.

    Harga martabak berkisar sekitar Rp 40.000 an.

Harga makanan bervariasi, tapi berkisar antara Rp 20,000 – 70,000 untuk 1 kali makan, tergantung pada makanan yang dipesan.

Selamat berlibur!!

About the author

Banker & Travel Blogger. ​Suka berpetualang untuk menikmati pemandangan alam dan berinteraksi dengan penduduk sekitar. Sangat bahagia kalau bisa berbagi cerita dan informasi kepada orang lain.

Related Posts

Leave a Reply