Sewa Modem Wifi untuk Jalan-jalan ke Luar Negeri

Tidak bisa dipungkiri, kebutuhan akan Internet sekarang semakin kompleks. Tadinya hanya untuk browsing, sekarang meluas jadi untuk komunikasi, media sosial, mencari arah jalan (maps), dan juga transaksi pembayaran.

Bisa dibilang, orang semakin tergantung pada koneksi dan kuota Internet.

Bukan hanya untuk kebutuhan sehari-hari, saat sedang berlibur juga kita tetap butuh jaringan Internet, walaupun pasti prioritas tujuan penggunaannya jadi berubah, hehe.. Yang biasanya sehari-hari buat baca news, pas lagi liburan berubah jadi buat upload Instagram Story hehe…

Saya sendiri biasanya selalu terhubung dengan internet setiap saat, walaupun kalo sedang liburan, urusan kantor di mute dulu, ups haha..

Memang pernah beberapa kali, waktu sedang berlibur, saya memutuskan tidak mau terkoneksi ke internet. Alasannya karena pengen rileks, namun akhirnya susah sendiri karena nyasar dan jalan kaki jauh banget, bahkan hampir ketinggalan MRT yang terakhir di hari itu. Tapi seru juga sih, jadi ada kenangan yang tak terlupakan hehe..

 

Sim Card atau Sewa Modem Wifi

Umumnya ada 2 pilihan cara untuk tersambung dengan Internet, bisa dengan membeli SIM card khusus turis atau pun sewa modem wifi.

Mana yang lebih baik? Jawabannya adalah tergantung. Ada beberapa faktor pertimbangan:

  1. Harga

    Sudah pasti yang lebih murah yang akan dipilih. Murah disini bukan langsung lihat nominalnya saja, tapi adalah keseluruhan paket yang ditawarkan.

  2. Kuota

    Besarnya kuota yang dibutuhkan disesuaikan dengan lama waktu liburan. Untuk SIM card khusus turis, biasanya kuota berlaku untuk jangka waktu tertentu, misalnya 4 hari, tanpa ada batasan penggunaan per hari, namun jumlah kuota biasanya tidak terlalu besar.

    Sedangkan untuk modem wifi, biasanya unlimited, kalaupun ada kuota, pasti per hari dan kuota bisa sampai 500Mb per hari.

  3. Jumlah orang yang berlibur

    Semakin banyak orang yang berlibur bersama, akan lebih hemat untuk sewa modem wifi, karena 1 modem bisa terkoneksi hingga 5-6 device. Tapi ada kekurangan, yakni harus selalu bersama, karena jika terpisah jauh dari modem wifi, jangkauan Internet akan hilang.

  4. Size dan kualitas baterai

    Mungkin ini jadi pertimbangan untuk memilih modem wifi dari beberapa brand, kalau saya akan memilih yang size nya kecil dan tidak terlalu berat, serta yang daya baterai nya cukup minimal untuk 1 hari.

  5. Kepraktisan

    Kalau menggunakan SIM card, kita perlu mengeluarkan SIM card kita yang biasa digunakan, lalu menggantinya dengan SIM card sementara. Terus terang ini kurang praktis dan ada potensi hilangnya SIM card lama kita karena ceroboh saat menyimpan.

    Kalau modem wifi, super praktis, tinggal nyalakan modem wifi nya, dan konek ke HP

​Nah, dari berbagai faktor pertimbangan diatas, saya ingin merekomendasikan modem wifi yang menurut saya worth it dan sangat membantu saat liburan, yakni Jetfi.

Jetfi ini bisa kita sewa dari Indonesia, dan bisa digunakan di beberapa benua yakni Asia, Eropa, Amerika selatan dan utara, Australia dan sekitarnya, serta Afrika. Kita bisa pilih mau coverage-nya Asia atau global.

Jadi mulai dari Indonesia, modem wifi ini sudah dapat ditest apakah bisa tersambung ke Internet atau tidak. Pernah saya dengar cerita teman yang ternyata modem wifi yang dia bawa dari Indonesia tidak bisa terhubung ke Internet setiba di negara tujuan. Masalah ini bisa dihindari jika kita menggunakan Jetfi. ​Jetfi juga bisa digunakan kalau misalnya kita transit di negara lain dan kepingin jalan-jalan ke luar bandara.

Ukuran Jetfi ini sedikit gemuk karena daya baterainya yang besar, bisa untuk 1,5 hari. Jetfi ini juga bisa digunakan sebagai powerbank, jadi multifungsi. Daya baterai yang besar sangat bermanfaat kalau kita pergi seharian, jadi kita tidak perlu membawa powerbank khusus untuk modem wifi.

Jetfi menggunakan teknologi terbaru 4G LTE dan bisa terhubung ke 5 gadget, jadi bisa dipakai sharing dengan rekan liburan, sehingga bisa lebih hemat. Harga sewa Jetfi untuk Asia adalah Rp 80.000/ hari dengan kuota 500Mb per hari.

Pengalaman waktu saya jalan-jalan ke Korea, sinyal Jetfi tetap stabil walaupun saya ke area yang jauh dari kota. Seperti saat berada di Mt. Seorak, walaupun melewati hutan, sinyalnya tetep bagus jadi nggak khawatir kalau tiba-tiba butuh internet.

Cara konek ke Jetfi pun sangat mudah, seperti menggunakan wifi pada umumnya. Masuk ke menu setting di HP, dan pilih wifi Jetfi dan masukan password yang sudah tertera, dan Internet pun langsung nyala.

​Buat temen-temen yang pengen tau lebih lanjut atau mau langsung sewa Jetfi, langsung follow akun Instagramnya di @jetfi.indonesia karena biasanya ada diskon menarik atau bisa kontak ke akun line nya @jetfi.indonesia.

About the author

Banker & Travel Blogger. ​Suka berpetualang untuk menikmati pemandangan alam dan berinteraksi dengan penduduk sekitar. Sangat bahagia kalau bisa berbagi cerita dan informasi kepada orang lain.

Related Posts

Leave a Reply