Liburan Sambil Wisata Kuliner di Padang

Saat traveling, ke mana pun itu saja liburan atau jalan-jalan, saya selalu menyempatkan untuk menikmati sajian atau makanan khas daerah setempat.

Seperti Dalam trip hunting foto kali ini bareng teman-teman fotografer ke Padang dan Bukittinggi, tak afdol rasanya tidak menikmati kuliner di Padang dan Bukittinggi.

Sambil liburan, sambil wisata kuliner di Padang dan Bukittinggi.

Seru, bukan?

Nah, kuliner apa saja yang kami coba nikmati selama jalan-jalan ke Padang dan Bukittinggi waktu itu? Berikut beberapa makanan yang sempat kami coba.

  1. Soto Padang Angkasa

    Hari pertama, begitu tiba di Bandara Internasional Minangkabau, kami dijemput oleh driver dan langsung diantar untuk sarapan di Soto Padang Angkasa.

    Terdapat 3 pilihan soto, yakni soto ayam, soto daging, dan soto paru. Tentu saja yang paling khas adalah soto daging. Berhubung saya tidak mengkonsumsi daging sapi, jadi saya memesan soto ayam.

    Soto ayam disajikan dalam mangkuk kecil berisi daging ayam, bihun, dan perkedel. Sementara nasi disajikan terpisah bersama kerupuk khas padang.

    soto padang Angkasa
    Persinggahan pertama adalah soto Angkasa untuk sarapan
    soto ayam Padang
    Menyantap soto ayam khas Padang

    soto daging Padang
    Mencicipi soto daging khas Padang
  2. Teh Taluwa

    Masih di Soto Padang Angkasa, saya memesan teh khas Padang, yakni Teh Taluwa satu porsi. Teh Taluwa ini terbuat dari kuning telur dan gula pasir yang dikocok di sebuah gelas menggunakan lidi dari daun kelapa.

    Kemudian ditambahkan teh dengan kondisi air mendidih. Terakhir ditambah susu kental manis. Rasanya enak dan khas banget karena memang sangat tradisional.

    Teh Taluwa
    Menikmati teh Taluwa yang merupakan teh khas Padang

    teh Taluwa untuk kuliner di Padang
    Potret pembuatan teh Taluwa yang merupakan minuman khas kota Padang
  3. Pondok Baselo Baramas

    Kami makan siang di Pondok Baselo Baramas sebelum tiba di Tanah Datar. Ini merupakan nasi padang pertama kami selama liburan di Padang. Kalau di Padang, semua lauk disajikan di atas meja dan kita bebas untuk memilih. Nanti tinggal dihitung lauk mana yang kita ambil.

    Di tempat ini, lauk yang khas adalah daging sapi yang dimasak seperti rendang. Namun jika rendang harus dimasak selama 9 jam, daging ini dimasak sekitar 6 jam, jadi rasanya sedikit berbeda.

    Harga makanan disini tidak terlalu mahal, untuk makan 10 orang, kami membayar sekitar Rp 380rb.

    Pondok Baselo Baramas
    Kami mengunjungi Pondok Baselo Baramas untuk makan siang
    Pondok Baselo Baramas
    Pilihan lauk pauk yang disajikan untuk rombongan kami
    Pondok Baselo Baramas
    Salah satu sajian khas di Pondok Baselo Baramas

    Pondok Baselo Baramas
    Sajian 4 jenis masakan ayam di Pondok Baselo Baramas
  4. Lemang

    Sehabis dari melihat kegiatan Pacu Jawi, kami singgah terlebih dahulu menikmati Lemang khas padang saat perjalanan menuju Bukittinggi.

    Lemang merupakan salah satu makanan khas Bukittinggi, yakni ketan yang direndam dengan santan, dan kemudian dimasukan ke dalam bambu dan dibakar. Kami menikmati Lemang ditemani dengan Kopi Kawa. Kopi Kawa merupakan Kopi yang dibuat dari seduhan daun Kopi.

    Menurut cerita masyarakat lokal, jaman dulu saat penjajahan, rakyat tidak bisa menikmati kopi yang dibuat dari biji kopi sehingga mereka membuat kopi dari daunnya. Rasanya kurang lebih seperti teh tarik karena memang diseduh dari daun. Patut dicoba buat yang datang ke Bukittinggi.

    Lamang di Bukittinggi
    Berhenti sejenak di perjalanan untuk menikmati Lamang
    Lamang Bukittinggi
    Menikmati Lamang sebagai cemilan sore di Bukittinggi

    Lamang
    Lamang dimasak dengan cara dibakar di dalam bambu
  5. Ayam Pop Family Benteng

    Padang, selain terkenal akan rendangnya, juga terkenal dengan makanan ayam pop. Salah satu tempat yang kami datangi setibanya di Bukittinggi adalah restoran Family Benteng.

    Benar saja, saking nikmatnya, masing-masing dari kami minimal memakan 2 potong ayam pop ditambah lauk lainnya yang juga sangat enak saat disantap.

    Rumah makan Family Benteng Indah
    Salah satu restoran yang legendaris di Bukittinggi
    restoran padang Bukittinggi
    Gaya khas di restoran padang saat membawa lauk menuju meja pengunjung

    Beragam lauk pauk yang siap disantap untuk makan malam di Rumah makan Family Benteng Indah
  6. Nasi Kapao

    Tidak afdol rasanya jika berkunjung ke Bukittinggi tapi tidak mencicipi nasi Kapao. Nasi Kapao mirip serupa dengan nasi padang, namun menurut orang lokal, cita rasa lauk pauk Nasi Kapao berbeda dengan nasi padang.

    Tempat paling happening untuk menikmati Nasi Kapao adalah di Pasar Bukittinggi. Dari luar pasar ini seperti pasar pada umumnya yang menjual banyak sekali pakaian bekas dengan harga yang sangat murah. Kamu tinggal berjalan terus masuk ke dalam pasar hingga menemukan tempat makan yang menjual Nasi Kapao.

    Disini tidak hanya ada 1 penjual Nasi Kapao, tapi banyak sekali. Kamu tinggal memilih akan duduk di Nasi Kapao Uni yang mana. Ya, disini semua pemilik tempat makan Nasi Kapao dipanggil Uni.

    Note:
    Anda harus aktif mencari tempat duduk dan memesan makanan karena pengunjung disini sangat ramai dan agresif untuk makan, hehe..

     

    nasi Kapau Bukittinggi
    Tiba di pasar Bukittinggi tempat kami akan menikmati nasi Kapau untuk makan siang
    nasi Kapau Bukittinggi
    Banyak penjual makanan dengan berbagai pilihan menu di pasar Bukittinggi
    nasi Kapau Bukittingi
    Mencicipi nasi Kapau khas Bukittinggi di pasar

    nasi Kapau Bukittinggi
    Pedagang nasi Kapau biasanya berdiri di bagian dalam dengan posisi yang lebih tinggi agar lebih mudah melayani pembeli

Nah, itu dia kuliner di Padang dan Bukittinggi yang sempat kami coba saat liburan ke tempat-tempat wisata di Padang dan Bukittinggi.

About the author

Banker & Travel Blogger. ​Suka berpetualang untuk menikmati pemandangan alam dan berinteraksi dengan penduduk sekitar. Sangat bahagia kalau bisa berbagi cerita dan informasi kepada orang lain.

Related Posts

Leave a Reply