Tempat Wisata yang Wajib Dikunjungi di Busan (Jalan-Jalan ke Korea Selatan)

Picture

It’s a joy to be back.
 
Setelah lama waktu berlalu, akhirnya saya bisa mengunjungi Busan lagi. Kali ini saya ingin menghabiskan waktu lebih lama di kota ini karena dalam kunjungan yang terdahulu saya hanya datang 1 hari, terlalu terburu-buru untuk meng-explore Busan yang luas dan indah. Namun apa daya, dalam kesempatan kedua inipun saya tetap tidak punya cukup waktu untuk menyinggahi semua tempat menarik di Busan, hehe.
 
Sebagai kota terbesar dan teramai kedua di Korea Selatan, tentu saja Busan memiliki banyak tempat menggoda untuk dikunjungi, yang pastinya memberikan kesan berbeda dari kota lainnya. Selain itu, karena letaknya yang berdekatan dengan laut, tak heran kalau banyak sekali makanan laut yang bisa kita cicipi, yang harganya lebih murah dibanding di Seoul.
 
Untuk sampai ke Busan, ada dua cara ideal yang bisa ditempuh, yakni pesawat terbang atau kereta cepat. Karena saya berangkat dari Jeju, saya memilih menggunakan transportasi pesawat terbang. Saya naik pesawat Jeju Air dengan biaya sekitar IDR 540.000 untuk 2 orang. Tiket pesawat bisa langsung dibeli melalui website resmi Jeju Air dan pembayarannya menggunakan kartu kredit.
Klook.com
​Saya menginap di K-guesthouse Nampo Premium. Saya pilih di sini karena lokasinya dekat dengan Nampo station dan dekat dengan beberapa pasar dan tempat wisata. Dari Gimhae Airport, kita bisa naik subway untuk sampai ke K-Guesthouse ini. Tapi buat kamu yang berpergian dengan koper besar, saya sarankan untuk menggunakan Airport Limousine Bus karena lebih efisien dan hemat tenaga. Baru setelah check-in dan meninggalkan koper di penginapan, kamu bisa wara-wiri menggunakan subway ataupun bus umum. Tapi kalau pergi dengan orang tua, akan lebih baik menggunakan bus, karena akses menuju gate subway kebanyakan adalah anak tangga (bukan eskalator) sehingga akan melelahkan. Kamu bisa menggunakan T-money untuk pembayaran subway dan bus di sini.
 
Nah sekarang, tempat apa aja sih yang wajib dikunjungi kalau kamu datang ke Busan ? 
Klook.com
1. Gamcheon Cultural Village
 
Tahukah kamu bahwa Busan merupakan satu-satunya kota di Korea yang tidak terkena serangan saat perang civil Korea tahun 1950an ? Perang yang menyebabkan terbaginya Korea menjadi 2 negara yakni Korea Utara dan Korea Selatan.
 
Busan selamat dari serangan karena letaknya berada di bagian paling selatan Korea. Banyak sekali warga dari kota lain seperti Seoul yang akhirnya mengungsi ke Busan untuk menyelamatkan diri. Hal inilah yang menjadi awal mula dari terbentuknya beberapa tempat wisata yang ada di Busan yang tidak banyak diketahui orang, termasuk di antaranya adalah Gamcheon Cultural village.
 
Banyaknya jumlah orang yang mengungsi ke Busan membuat pemerintah tidak bisa menampung, akibatnya para pengungsi ini mencari tanah kosong dan akhirnya mereka pergi ke daerah pegunungan dan membuat tempat tinggal di sana. Area tempat tinggal pengungsi inilah yang sekarang kita kenal dengan Gamcheon Cultural village. Kalau kamu perhatikan di sekitar perkampungan terdapat mural-mural yang menggambarkan aktivitas pengungsi pada masa perang, seperti bagaimana mereka mengambil air bersih dari gunung dan membawanya hingga ke perkampungan.
Picture

Selamat datang di Gamcheon Cultural Village
Picture

Pemandangan di Gamcheon Cultural Village saat sunset
Picture

Salah satu sudut di Gamcheon Cultural Village
Picture

Tetap cantik di malam hari
​2. Gukje Market
 
Setelah para pengungsi perang Korea memiliki tempat tinggal dan makanan, mereka membutuhkan uang untuk bertahan hidup. Mereka kemudian mulai berjualan hasil kebun dan laut hingga akhirnya membuat terbentuknya sebuah pasar, yang dinamakan Gukje Market ini.  Lokasinya tidak jauh dari Gamcheon Cultural Village.
Picture

​3. Jagalchi Market
 
Jagalchi Market merupakan surga bagi pecinta seafood, yang terbagi menjadi 2 area. Area pertama adalah pasar basah tempat kamu bisa membeli hasil laut yang masih segar, dan jenisnya banyak banget. Seandainya saya tinggal di Busan, saya akan tiap hari ke sini buat membeli ikan dan lainnya. Area kedua adalah tempat makan. Kamu bisa makan sup seafood yang segar dengan porsi besar di sini. Saya mencoba sea urchin di sini. Enak banget. Dan tentunya dilengkapi side dish ala Korea seperti biasanya
Picture

Pasar basah di Jagalchi market
Picture

Sisi lain Jagalchi market
Picture

Sup seafood
Picture

Sea urchin dan side dish
​4. Yeongdodaegyo Bridge.
 
Jembatan ini menghubungkan wilayah Jung-gu dengan Yeongdo-gu.
Yang unik dari jembatan ini adalah kedua sisi jembatan dapat terpisah dan terangkat ke atas seperti London Bridge.
 
Konon cerita pada saat masa perang, karena ikonik, jembatan ini dijadikan tempat janjian dengan anggota keluarga yang terpisah saat mengungsi.
Untuk memperingati hal tersebut, setiap hari di jam 2 siang, jembatan ini akan terbelah menjadi 2 dimana satu sisi akan terangkat ke atas selama kurang lebih 15 menit. Ada lagu yang mengiringi prosesi ini.
 
Jembatan ini sudah ada sejak tahun 1800an dan pertama kali dibangun oleh kontraktor dari Jepang, namun yang kita lihat saat ini adalah jembatan yang sudah dibangun kembali oleh kontraktor Korea dengan bentuk yang sama persis. Hal ini untuk mengantisipasi masih ada warga yang menunggu keluarga yang terpisah di jembatan ini.
Picture

Yeongdodaegyo bridge
Picture

Pemandangan di sekitar jembatan
Picture

Pelabuhan di Busan
​5. Mt. Cheonma Observatory
 
Mengunjungi Busan untuk kedua kalinya, tentu saja saya ingin melihat pemandangan yang anti-mainstream. Dan saya sangat puas karena saya bisa menikmati kota Busan dari sudut yang berbeda.
Letak Mt. Cheonma Observatory tidak jauh dari Gamcheon Cultural village. Dari sini kamu bisa melihat pemandangan kota Busan dari ketinggian. Kamu juga bisa melihat Harbour bridge, Yeongdodaegyo bridge, Namsang bridge.
Picture

Kota Busan di malam hari
Picture

Namsang bridge
​6. Songdo Beach Skywalk
 
Kalau selama ini saya hanya menikmati laut dari pinggir pantai atau dengan naik perahu di atasnya, kali ini saya bisa berjalan di atas laut. Tentu saja saya tidak berjalan di atas air, melainkan berjalan di atas jembatan yang sudah dibangun dengan arsitektur yang cantik.
 
Di sini kamu bisa memilih berfoto dengan latar belakang gedung-gedung tinggi atau pegunungan yang cantik. Atau kalau ingin mendapat kesan yang unik, kamu bisa mengikuti jejak saya yakni datang di malam hari dan berfoto dengan lampu-lampu di kota Busan. Tapi hati-hati karena anginnya kencang sekali jadi pastikan kamu membawa jaket.
Picture

Saya lagi berada di atas Songdo beach skywalk
Picture

Pemandangan Songdo beach skywalk dengan Namsang bridge
Picture

Colorful night
​7. Busan Harbour Bridge
 
Jembatan yang memiliki panjang 3.330 meter ini menghubungkan wilayah Yeongdo dan Nam di Busan.
 
Destinasi ini akan lebih pas kalau dikunjungi di malam hari, karena akan ada lampu warna warni yang berubah warna terus mengelilingi jembatan dan lampu-lampu dari bangunan yang ada di Busan sebagai background
Picture

Picture

Klook.com
​8. Taejongdae
 
Bisa dibilang seperti tempat rekreasi di Busan dengan pemandangan langsung ke laut dilengkapi dengan tebing bebatuan yang menarik. Karena waktu yang singkat, saya memilih mengunjungi Yeongdo Lighthouse. Saya menggunakan Danubi train untuk bisa sampai ke sana. Setelah turun di tempat pemberhentian, untuk bisa sampai ke lighthouse, kamu harus menuruni banyak anak tangga, melelahkan, tapi sepadan dengan pemandangan yang dinikmati setelahnya. Beruntung sekali saat itu hujan salju, membuat suasana menjadi lebih dramatis.
Picture

Yeongdo Lighthouse
Picture

Picture

Hujan salju di Taejongdae
Picture

Danubi train
Picture

Lighthouse
​9. Haedong Yonggunsa Temple
 
Temple ini menjadi unik karena kebanyakan temple yang ada di Korea terletak di pegunungan,  sedangkan temple ini berada di pinggir laut. Jadi selain bisa beribadah, kamu juga bisa menenangkan pikiran dengan melihat pemandangan laut dengan bebatuan yang besar. Apalagi kalau kamu datang di sore hari, kamu bisa melihat pemandangan matahari terbenam dari sini.
Picture

Haedong Yonggunsa Temple
Picture

Temple berada di pinggir laut
Sebenarnya masih banyak tempat wisata yang bisa dikunjungi di Busan, tapi karena waktu yang terbatas, jadi saya harus memilih. Well, semoga saya diberi kesempatan untuk datang lagi ke Busan sehingga bisa mengunjungi tempat lainnya dan makan fresh seafood (lagi).
 
Kalau ada pertanyaan, silahkan tinggalkan pesan di kolom komentar.
Jangan lupa follow akun Instagram saya di @lynnhalianto untuk lihat update tempat wisata lainnya.
 
Baca juga itinerary lengkap perjalanan ke Korea Selatan kali ini di sini.
 
Thanks.
 
Lynn
About the author

I am a Travel Blogger.

Related Posts

0 Response
  1. Budi Setiadi

    Wahhh Busan Harbour bridge Dan jagalchi marketnya keren. Penasaran sih pengen ngicipin seafood di sana, pasti seger2 Kan ya ituu…

Leave a Reply