Lupus Mengubah Hidup Saya

9 Januari 2020 merupakan hari bersejarah dalam hidup saya, dimana untuk pertama kalinya dokter menyampaikan diagnosa mengenai penyakit Lupus Nefritis yang ada dalam tubuh saya.

Lupus atau sering dikenal Systemic Lupus Eryhtematosus (SLE) adalah penyakit autoimun kronis yang menyebabkan peradangan pada bagian dan organ tubuh, seperti kulit, sendir, ginjal, paru-paru, hingga otak. Dan pada kasus saya, lupus menyerang organ ginjal, biasa disebut Lupus Nefritis.

Seperti yang saya ceritakan di artikel sebelumnya, saya merasa sangat sedih, kecewa, dan juga marah pada diri sendiri karena telah lalai menjaga diri sendiri dan menyebabkan saya mengidap penyakit Lupus.

Dengan mengidap penyakit Lupus, banyak hal yang tidak bisa saya lakukan, salah satunya adalah tidak boleh terkena sinar matahari karena sinar UV akan membuat penyakit Lupus menjadi aktif dan berbahaya. Penderita Lupus juga tidak disarankan untuk melakukan olahraga high impact atau kegiatan yang melelahkan karena akan berdampak pada persendian dan dapat memperburuk kondisi organ yang diserang yakni ginjal pada kasus saya.

Tentu saja situasi ini sangat mengganggu pikiran saya karena saya sangat suka pergi liburan yang mengharuskan saya terkena sinar matahari langsung, seperti pergi ke pantai atau gunung, dan kemungkinan penyakit Lupus ini akan membuat saya tidak produktif karena saya tidak boleh kelelahan. Dan masih banyak lagi pikiran negatif tentang masa depan yang bergentayangan dalam kepala saya dan membuat saya merasa Lupus akan mengubah hidup saya menjadi lebih buruk.

Beberapa bulan berlalu, tanpa terasa banyak hal yang terjadi dalam hidup saya. Lupus memang benar telah mengubah hidup saya, tapi bukan menjadi lebih buruk seperti pikiran saya sebelumnya melainkan justru menjadi lebih baik. Bagaimana bisa ?

Setelah terdiagnosa penyakit Lupus, banyak hal yang terpaksa harus saya lakukan namun ternyata membuat kualitas hidup saya menjadi lebih baik. Salah satu contohnya adalah saya mengurangi kegiatan di luar kantor dan mengurangi lembur saat bekerja dengan tujuan supaya tidak stres dan kelelahan, dan ternyata hal ini membuat saya memiliki waktu istirahat lebih banyak dan pikiran yang lebih tenang.

Selain itu, selama masa pengobatan, ada kegiatan baru yang saya lakukan dan beberapa diantaranya menjadi kebiasaan yang positif menurut saya. Beberapa kebiasaan baru yang saya lakukan :

  1. Bangun pagi dan tidur cukup
    Saya memiliki beberapa jenis obat yang aturan minumnya berbeda-beda sehingga harus diberi jeda waktu antara satu dan lainnya. Hal ini membuat saya terpaksa bangun pagi untuk minum obat tersebut. Selain itu, saya juga selalu berusaha untuk memiliki waktu tidur yang cukup untuk menjaga stamina tubuh tetap baik.
  1. Pola makan teratur dan gizi seimbang
    Saat ini saya rutin makan 3x dalam sehari di jam yang kurang lebih sama karena ada obat yang harus diminum sebelum dan setelah makan. Saya juga lebih rutin makan sayur dan buah, mengurangi garam dan penyedap, mengurangi makanan instant dan junk food, dan tidak minum alkohol.
  1. Olahraga rutin
    Saya melakukan olahraga rutin yakni jogging sebanyak 3-4x dalam seminggu selama 20-30 menit.
  1. Latihan meditasi
    Saya mengikuti latihan meditasi dan melakukan meditasi hampir setiap hari. Meditasi membuat pikiran dan perasaan saya menjadi lebih tenang dan positif.

Saya juga belajar mengenai penyakit Lupus, penyakit ginjal, jenis obat, tes laboratorium, aplikasi kesehatan dan topik kesehatan lainnya sehingga bisa berbagi kepada orang lain.

Satu hal yang menarik dan sangat membantu saya dan mungkin teman-teman lain di tengah masa pandemi ini adalah aplikasi kesehatan yang memungkinkan kita untuk berkonsultasi dengan dokter secara cepat. Suatu waktu saya menerima hasil lab dengan indikasi adanya infeksi saluran kemih. Saya merasa tidak nyaman untuk datang ke rumah sakit dan daripada saya mencoba membaca artikel di internet yang belum jelas kebenarannya, saya akhirnya mencoba menggunakan aplikasi kesehatan bernama Halodoc untuk berkonsultasi dengan dokter mengenai indikasi ini. Selain berkonsultasi dengan dokter secara online, kita juga dapat membeli obat, membuat reminder minum obat (sangat penting untuk saya), serta membuat janji temu dengan dokter di rumah sakit melalui aplikasi Halodoc.

Pilihan menu di aplikasi Halodoc
Pilihan menu di aplikasi Halodoc
Saya berkonsultasi dengan dokter melalui aplikasi Halodoc
Saya berkonsultasi dengan dokter melalui aplikasi Halodoc
Menggunakan fitur pengingat minum obat di aplikasi Halodoc
Menggunakan fitur pengingat minum obat di aplikasi Halodoc

Berkat Lupus, saya jadi menyadari bahwa selama ini saya terlalu fokus dengan target dan pencapaian atau bisa dibilang fokus pada masa depan, dan tanpa sadar saya tidak menikmati proses yang berlangsung.

Tapi saat ini, saya akan berusaha dan menghimbau teman-teman semua untuk menikmati momen di masa sekarang, menghargai interaksi sosial dengan orang-orang di sekitar kita, dan terus melakukan kebiasaan baik dalam hidup kita.

Lupus mengubah hidup saya menjadi lebih positif
Selalu berpikir positif dan menikmati momen masa sekarang
About the author

Banker & Travel Blogger. ​Suka berpetualang untuk menikmati pemandangan alam dan berinteraksi dengan penduduk sekitar. Sangat bahagia kalau bisa berbagi cerita dan informasi kepada orang lain.

Related Posts

Leave a Reply